6 Fakta Kemenangan Manchester United atas Manchester City

6-fakta-kemenangan-manchester-united-atas-manchester-city

BDindo agen bola terpercaya Manchester United berhasil membalas kekalahan pada derby Manchester jilid I musim ini lewat kemenangan pada babak ke 16 besar Piala Liga Inggris, Kamis dinihari WIB. 27 Oktober 2016. Menjalani laga di kandang sendiri, Old Trafford, armada Jose Mourinho sukses menang 1-0 lewat gol tunggal, dari Juan Mata.

Manajer Manchester United Jose Mourinho juga sukses mencatatkan rekor pribadi atas kemenangan ini. Ini juga menjadi pereda kekecewaan fans Manchester United usai menerima kekalahan 0-4 dari Chelsea, pada Minggu lalu.

Gol tunggal tuan rumah dicetak oleh Juan Mata pada menit ke-54 melalui kerja sama dengan Zlatan Ibrahimovic. Kemenangan ini sekaligus membuat rekor pertemuan Mourinho lebih unggul dari Pep Guardiola.

Seperti dilansir dari media OptaJoe, Pelatih asal Portugal tersebut selalu menang dalam tiga kali pertemuan dengan Pep Guardiola. Dua dari tiga kemenangan Jose Mourinho sebelumnya diraih dalam Liga Champions dan Copa del Rey.

Ada beberapa fakta menarik yang juga mewarnai laga ini, termasuk gol dari Juan Mata pada babak kedua, yang berkaitan dengan performa Manchester United pada musim ini.

  1. Tiga dari empat kemenangan terakhir Jose Mourinho saat berhadapan dengan Pep Guardiola didapat dari banyak kejuaraan, Liga Champions, Copa del Rey, dan yang terakhir pada Piala Liga Inggris ini.
  1. Dari enam laga terakhir, Manchester United telah lima kali gagal mencetak goal pada babak pertama.
  1. Ibrahimovic baru saja memberikan assist pertamanya untuk Manchester United setelah menjalani 14 pertandingan.
  1. Di atas Juan Mata, hanya Wayne Rooney yang terlibat dalam poses gol MU sejak debut. Juan Mata menciptakan 29 gol dan 18 assist (total 47)
  1. Pep Guardiola telah melewati enam laga tanpa memperoleh kemenengan untuk pertama kalinya dalam karier sebagai pelatih.
  1. Manchester City telah gagal untuk melepaskan tendangan on target dalam sebuah laga, untuk pertama kalinya, sejak April 2012. Saat Manchester City berhadapan dengan Arsenal pada Liga Inggris.

Dihajar Setan Merah, Fans Manchester City Lakukan Aksi Anarkis

dihajar-setan-merah-fans-manchester-city-lakukan-aksi-anarkis

Fans Manchester City (Man City) mencerca kesakralan Derby Manchester. Mereka lakukan pengrusakan di Old Trafford sesudah dikalahkan Manchester United (MU) 0-1.

Suporter Man City sempat berpesta di Old Trafford dikala juara 2-1 di kesatuan mendasar, 10 September 2016. Tapi, pemberitahuan berlainan berlangsung disaat MU menghidangi tetangganya itu kepada putaran keempat Piala union Inggris, Kamis (27/10/2016).

Harapan fans Man City juga bersuka cita di Old Trafford sia-sia gaji gol satu Juan silau di menit ke-54. risikonya, mereka dipaksa menonton Setan Merah menaik ke perempat final. meskipun The Citizens secara jagoan periode dulu, mesti rela kehilangan takhtanya.

Prestasi Man City pun menjadi makin jelek. Mereka sekarang ini sudah melintasi enam kontes bersambungan diberbagai kontes tidak dengan kejayaan, ialah tiga imbang dan tiga berlutut. Ini meneruskan masa kelam yg pernah berjalan kepada November-Desember 2008.

Ironisnya, pendukung Man City tak menyabet kekalahan itu dgn lapang dada. Mereka makin meluapkan kekesalan bersama melaksanakan pengrusakan di Old Trafford. Itu benar-benar tak diperlihatkan di pada gelanggang lantaran yg menjadi sasarannya yaitu toilet.

Fans Man City kena camera merusak media yg ada di toilet Old Trafford. Mereka mengusir dan menggaplok wash table tengah piss pot sampai hancur berkeping-keping. Parahnya kembali, tindakan anarkis itu mereka melaksanakan sambil tertawa.

Akibat perangai fans Man City itu, toilet di Old Trafford terserang keburukan pass parah. Dan, nampaknya masih meminta disaat saja hingga MU membawa perbuatan tegas dgn melaporkannya untuk FA.

Fans Manchester City kelihatan merusak media di dekat toilet Old Trafford. Foto/Istimewa

Setidaknya, kegemilangan MU di Piala uni Inggris tak dinodai keributan antar suporter seperti yg berlangsung waktu West Ham United melalap Chelsea 2-1. Fans West Ham dan Chelsea terbawa-bawa perlanggaran di London tingkat.

Supporter ke-2 tim tukar membuang duit besi dan merusak kursi gelanggang. seseorang perawan berumur 8 thn hingga dilarikan ke hunian sakit dikarenakan kepalanya terluka lumayan parah akbat mengantongi lemparan duit metal. Itu mendesak petugas keamanan mengenap tangan guna melerai.

program-affiliate-bdindo

Tugas Besar Mourinho Usai MU Di Kalahkan ManCity

tugas-besar-mourinho-usai-mu-di-kalahkan-mancity

Manchester United harus mengalami kekalahan pertama pada Liga Inggris 2016-2017. MU gagal meneruskan tren positif pada awal musim usai dipermalukan rival sekotanya Manchester City 1-2 di Stadion Old Trafford, Sabtu 10 September 2016.

Bermain di markas sendiri, BDindo agen bola terpercaya. MU sudah kebobolan saat laga berjalan 15 menit lewat tembakan Kevin de Bruyne. Kemudian Kelechi Iheanacho menggandakan keunggulan City pada menit 36. MU kemudian memperkecil ketertinggalan berkat goal dari Zlatan Ibrahimovic memanfaatkan kelalaian kiper City Claudio Bravo.

Pada babak kedua MU bisa mendominasi jalannya pertandingan, namun pasukan Jose Mourinho cukup kesulitan menembus pertahanan MAnCity. Hingga menit terakhir MU gagal mencetak goal sehingga harus puas dengan kekalahan 1-2.

Hasil ini membuat mereka gagal memuncaki klasemen Liga Inggris. ManCity yang memuncaki klasemen dengan poin sempurna dari empat laga. Sedangkan MU berada pada posisi ke tiga klasemen dengan perolehan nilai 9 poin.

Jose Mourinho harus segera memperbaiki posisi yang tepat untuk pemain termahal di dunia Paul Pogba. Pemain asal Prancis tersebut belum menemukan bentuk permainan terbaiknya bersama MU sejak dibeli dari Juventus.

Pogba telah tampil tiga kali bersama MU sejauh ini. Pemain 23 tahun tersebut selalu tampil penuh pada 3 laga awal bersama MU. Hasilnya, Pogba belum mampu memberikan kontribusi yang cukup. Artinya, Tidak ada gol maupun assists yang dicetak oleh Pogba.

Bahkan saat melawan ManCity, bisa dibilang Pogba merupakan salah satu pemain MU yang tampil buruk selain Daley Blind, Jesse Lingard dan Henrikh Mkhitaryan. Pogba hampir tidak terlihat di pertandingan tersebut.

Permainan Pogba di MU tidak segarang saat masih berada di Juventus. Pogba tidak mampu melepaskan tendangan-tendangan jarak jauh. Dia juga kesulitan merebut bola dari lawannya. Justru bola yang dikuasai Pogba sangat mudah direbut dari pemain lawan. Beberapa kali Pogba kalah duel body dengan David Silva yang bisa di bilang posturnya jauh lebih kecil.

Di MU, Jose Mourinho menempatkan Paul Pogba sebagai salah satu gelandang bertahan pada formasi 4-2-3-1. Nampaknya keputusan telah keliru. Paul Pogba sulit tampil maksimal bila dipaksa bermain sebagai gelandang bertahan.

Sewaktu masih bermain di Juventus, Pogba bisa memaksimalkan kemampuanya karena diberi keleluasaan bermain di lini tengah. Dia ditempatkan sebagai gelandang box to box. Maka dari itu Pogba sangat sering mencetak gol dan memberikan assist. Dia juga sering  membantu pertahanan. Tekel-tekel Pogba mampu memutus serangan lawan sebelum masuk ke pertahanan Juventus.

Bila dimainkan terlalu ke dalam, Pogba tidak bisa memberikan kemampuan terbaiknya. Eksperimen menempatkan Pogba sebagai pertahanan pernah dilakukan oleh pelatih Prancis Didier Deschamps pada Piala Eropa 2018. Saat itu Pogba juga tidak terlalu menonjol permainannya.

Melihat kembali pada buruknya kinerja Pogba pada awal musim ini, Mourinho mungkin harus segera mengganti formasi menjadi 4-3-3 untuk mengakomodir pemain bernomor punggung 6 tersebut. Akan sangat rugi jika Pogba hanya tampil biasa-biasa saja karena MU telah mengeluarkan uang sangat banyak untuk memulangkannya kembali ke Old Trafford.

Namun mengganti formasi juga bukanlah perkara mudah. Dengan main 4-3-3 maka Jose Mourinho harus mengorbankan Wayne Rooney. Pemain timnas Inggris tersebut tidak bisa bermain di sayap. Sedangkan satu tempat sebagai penyerang tengah sudah jadi milik Zlatan Ibrahimovic. Rooney juga tidak bisa dimainkan sebagai gelandang tengah.

Manchester City Permalukan United di Babak Pertama

manchester-city-permalukan-united-di-babak-pertama

Manchester United yang tertinggal 1-2 saat menjalani laga penting melawan Manchester City pada pekan ke-4 Liga Inggris 2016-2017. Gol tim tamu dibuka oleh Kevin De Bruyne pada menit ke -15.

Tampil di Old Trafford, ManCity tanpa diperkuat Sergio Aguero. Namun anak asuh Pep Guardiola berhasil berhasil merobohkan pertahanan tuan rumah dan mencetak goal melalui aksi Kevin De Bruyne yang memanfaatkan kelengahan bek Setan Marah. De Bruyne mencetak gol yang memanfaatkan umpan dari Kelechi Iheanacho.

pada menit ke-36 Kelechi Iheanacho bahkan menambah keunggulan The Citizen, lewat bola liar hasil sepakan De Bryune. Beruntung sebelum babak kedua berakhir, Zlatan Ibrahimovic berhasil memperkecil skor menjadi 1-2, melalui gol pada menit ke-42.

Pada babak kedua, baik MU maupun ManCity masih berpeluang mengubah nasib mereka. Karena Keduanya masih memiliki sejumlah pemain untuk dimasukkan sesuai perubahan formasi.

Mourinho Jadikan Wasit Sebagai Biang Kekalahan MU

mourinho-jadikan-wasit-sebagai-biang-kekalahan-mu

Manchester United menelan kekalahan pada pekan keeempat Liga Premier Inggris ini. Saat menjamu Manchester City di Old Trafford Stadium, MU kalah dengan score 1-2.

Gawang MU berhasil dijebol oleh Kevin De Bruyne pada menit 15 dan Kelechi Iheanacho di menit 36. Sementara satu gol balasan Setan Merah dicetak oleh  Zlatan Ibrahimovic pada menit 42

Menurut Jose Mourinho, kekalahan MU disebabkan karena buruknya ketegasan wasit saat pertandingan. Manajer MU tersebut mengkritik keputusan Mark Clattenburg yang tidak memberikan hadiah penalti untuk timnya. Padahal ada dua insiden penting pada kotak penalti City yakni saat Wayne Rooney ditabrak oleh Claudio Bravo dan ketika sikut Nicolas Otamendi membentur bagian tubuh Valencia.

‘‘ Saya kecewa dengan beberapa keputusan Mark Clattenburg. Seharusnya ada penalti buat kami dan kartu merah untuk Bravo.’’ ucap Jose Mourinho yang dikutip dari media Sky Sports.

‘‘ Jika kejadian itu terjadi di luar kotak penalti, mungkin wasit mengeluarkan keputusan pelanggaran, tendangan bebas dan kartu merah. Namun hal itu seharusnya juga berlaku saat para pemain ada di kotak penalti. Tapi dia melakukan kesalahan yang besar.’’

‘‘ Saya fikir aksi Nicolas Otamendi pantas diganjar hukuman penalti. Mungkin menurut Anda, dia melakukannya dengan tidak sengaja. Tapi bagi saya, dia sengaja melakukan itu. Jadi seharusnya ada dua penalti dalam laga ini,’’ sesal Mourinho.

Akibat kekalahannya ini, MU harus berada di urutan tiga klasemen sementara. Mereka memperoleh 9 poin, selisih tiga angka dengan ManCity yang nyaman di posisi teratas klasemen.

‘‘ Inilah sepak bola, pasti ada hal-hal yang mengecewakan. Kami memiliki gaya permainan yang dapat menyulitkan lawan. Namun sayang, para pemain tidak bisa menerjemahkan apa yang saya inginkan. Ini bukan salah mereka, jadikan ini sebagai kesalahan saya,’’ ucap Pria Portugal tersebut.

‘‘ Para pemain telah tampil penuh semangat dan memiliki mentalitas tinggi khususnya pada babak kedua. Namun yang jelas, kami kecewa dengan hasilnya.’’ pungkas Mourinho.

percayakan pilihan anda bersama kami selaku agen bola terpercaya yang telah terbukti terbaik dan Bdindo adalah agen yang telah berpengalaman  dalam melayani pemain  yang ingin bermain taruhan bola online pada website taruhan bola terpopuler seperti SBOBET, IBCBET, POKER ONLINE, SBOBET KASINO, dengan transaksi deposit dan withdraw menggunakan mata uang rupiah, dengan proses yang super cepat melalui bank yang telah kami sediakan (BCA, Mandiri, BNI, BRI).

Derby Manchester, Panaskan Persaingan Liga Inggris 2016

derby-manchester-panaskan-persaingan-liga-inggris-2016

Jelang Derby Manchester yang akan dimulai pada hari Sabtu 10 September 2016. namun perang urat saraf dari kedua kubu sudah mulai terendus. Hasil duel tim sekota tersebut diyakini mampu memperlihatkan kekuatan klub Liga Inggris pada musim ini.

Dengan sejumlah pembelian pemain yang harganya bisa dikatan cukup fantastis, Manchester United yang diarsiteki oleh Jose Mourinho musim ini membutuhkan kemenangan Derby Manchester untuk membuktikan bahwa kabijakan transfer mereka sudah tepat.

Di sisi lain Pep Guardiola juga memiliki hasrat untuk menang pada laga krusial ini, untuk membungkam kritikus yang menyepelekan dirinya pada kompetisi Liga Inggris pekan ini. Pep Guardiola tentu haru ‘memaksa’ para penggawa Manchester City untuk menang dalam laga tersebut.

Tidak hanya menjadi problem bagi para pelatih, Derby Manchester juga membawa pemain untuk ikut dalam perang urat saraf pada laga ini. striker MU, Zlatan Ibrahimovic telah mengunggah video dirinya saat membungkus Costum latihan untuk Claudio Bravo, penjaga gawang Manchester City,.

Video yang berdurasi singkat itu juga dibubuhi keterangan tertulis yang bernada meremehkan. ” Selamat datang di Manchester Ini ada beberapa pakaian latihan, mungkin kau akan membutuhkannya. Sampai jumpa hari Sabtu,”

Seakan membalas ‘kode’ dari Ibrahimovic, striker Manchester City, Silva mengatakan jika timnya memiliki reputasi yang bagus manakala tampil di Stadion Old Trafford. ” Old Trafford adalah tempat di mana kami bisa mencatatkan hasil terbaik dalam beberapa tahun terakhir. Jadi, kami optimis. ” Ungkap Silva.

Sebuah berita dari media setempat bahkan menyebut jika Jose Mourinho mengundang Pep Guardiola untuk menikmati acara minum bersama di kantornya, di Carrington, sesuai dengan tradisi pelatih terdahulu Sir Alex Ferguson. media The Sun menyebut jika itu bagian dari psywar karena Mourinho bukan tipe pelatih seperti Sir Alex.

ManCity Optimistis Takhlukan MU pada Laga Derby

mancity-optimistis-takhlukan-mu-pada-laga-derby

Tidak ada hal lain yang diincar Manchester City selain kemenangan pada derby Liga Inggris 2016 saat berhadapan dengan Manchester United pada hari Sabtu nanti, Ungkap David Silva.

David Silva, yang telah mencetak kedua gol kemenangan saat Spanyol menang atas Belgia pada pertandingan persahabatan pada pekan lalu dan turut menyumbang goal kontra Leichtenstein pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia yang berlangsung pada Senin kemarin, tampil pada semua pertandingan Manchester City pada Liga Inggris musim ini di bawah naungan manajer Pep Guardiola.

Sebagai Pemuncak klasemen Manchester City berada di atas Manchester United berkat keunggulan selisih gol, setelah kedua klub memenangi ketiga pertandingan pembukaan mereka pada liga Inggris pekan ini.

” Ini akan menjadi pertandingan yang akan sangat indah. Dua tim mendatangi pertandingan ini dengan hasil yang bagus dan setelah membuat perubahan besar.” Ucap pemain 30 tahun tersebut kepada stasiun radio Spanyol Cope.

” Kami telah menjalani musim dengan sangat baik dan itu harusnya akan menjadi pertandingan hebat. Namun kami tidak akan bermain untuk hasil seri. Kami akan mengupayakan memenangi pertandingan.” The City menang tiga kali dan bermain imbang satu kali pada lima pertemuan terakhir mereka di liga dengan Manchester United di Old Trafford.

” ini merupakan lapangan sepak bola yang dalam beberapa musim terakhir yang merupakan tempat yang menyenangkan bagi kami. Kami tahu mereka adalah rival yang sangat sulit, namun kami tidak akan mencari hasil imbang,” tambah David Silva.

Diskusi Para Pemain Legenda Tentang Serangan Manchester United pada Derby

diskusi-para-pemain-legenda-tentang-serangan-manchester-united-pada-derby

Legenda Manchester United, Paul Ince, Legenda Liverpool, Didi Hamann melakukan diskusi pada blog Paddy Power tentang serangan Manchester United yang akan dilakukan oleh Jose Mourinho dalam skuatnya melawan Manchester City di derby.

Kedua pemain Legenda tersebut membahas tentang bagaimana seharusnya Wayne Rooney dimainkan dan pada posisi mana Rooney dapat dimainkan. Dalam diskusi ini nama Zlatan Ibrahimovic juga disebut-sebut. Mereka membedah kemampuan Zlatan Ibrahimovic dan menganjurkan agar dua pemain tersebut dibicarakan itu harus diturunkan secara bersamaan.

” Rooney tidak punya mentalitas sebagai pemain pada posisi tengah untuk melawan orang-orang seperti Didi Hamann atau saya sendiri,” kata Paul Ince memulai diskusi.

Sementara itu Didi Hamann yakin bahwa tidak ada pemain yang lebih baik dari Rooney untuk lini tengah sehingga Jose Mourinho haru tetap memainkannya meski telah di mutasi dari posisi striker.

” Jika ada yang lebih baik dari Rooney, maka Jose Mourinho akan memilihnya.” Ucap Didi Hamann menyanggah perkataan Paul Ince.

” Jika Mourinho merasa jika ada orang lain melakukan pekerjaan yang lebih baik di posisi itu, dia tidak akan ragu-ragu untuk menggantikan Rooney,” lanjutnya.

” Dia telah bermain sebagai striker tengah sepanjang hidupnya, jadi jika dia tidak bisa melakukan pekerjaan di sana lagi, maka saya tidak melihat posisi lain untuk Rooney di Manchester United atau Timnas Inggris dalam hal ini,” sambung Didi Hamann.

Kedua Legenda tersebut kemudian membicarakan striker anyar Manchester United, Zlatan Ibrahimovic.

” Ibrahimovic bisa mencetak gol dengan sundulan, dan dia juga bisa menembak dari jarak jauh dan dia masih bisa melakukan pekerjaan yang besar. Dia telah mencetak gol yang luar biasa di Perancis yang biasanya dianggap sebagai liga defensif. Bayangkan apa yang akan ia lakukan di Liga Premier.” Ungkap Didi Hamann.

Paul Ince juga yakin bahwa pemain asal Swedia tersebut. yang terkenal dengan kepercayaan dirinya. Namun di satu sisi, Ince menegaskan bahwa Jose Mourinho harus bisa mengelola ego pemain 34 tahun ini.

“ Saya fikir ketika Anda bermain dengan MU, Anda harus punya ego.” Kata Paul Ince.

” Yang paling penting adalah Pelatih harus bisa mengontrol ego mereka di ruang ganti. Tantangannya adalah bagaimana agar ia dapat menyalurkan keyakinan diri ke dalam tim dan membuatnya mampu bekerja secara timdengan baik.

” Pada pertandingan nanti Anda tidak memiliki banyak ego, namun Wayne Rooney dan Ibrahimovic tentu melakukannya, dan itu terserah Jose Mourinho untuk mengelolanya. Terutama karena Jose Mourinho memiliki ego sendiri.

” Jose Mourinho selalu memainkan Ibrahimovic di bagian depan, dan Rooney di belakangnya dan itulah saya fikir akan positif bagi kedua pemain ini, dan harus bermain sejak awal di derby.”

percayakan pilihan anda bersama kami selaku agen bola terpercaya yang telah terbukti terbaik dan Bdindo adalah agen yang telah berpengalaman  dalam melayani pemain  yang ingin bermain taruhan bola online pada website taruhan bola terpopuler seperti SBOBET, IBCBET, POKER ONLINE, SBOBET KASINO, dengan transaksi deposit dan withdraw menggunakan mata uang rupiah, dengan proses yang super cepat melalui bank yang telah kami sediakan (BCA, Mandiri, BNI, BRI).

Save