Lima Pemain Yang Bangkit Pada Musim Ini

5 Indobd.com – Seorang pemain sepakbola tentu pernah mengalami penurunan performa didalam karirnya. Adapun beberapa pemain dengan nama besar yang tampil di bawah standard sepanjang musim lalu.

Tak mau terus-terusan meredup, pemain-pemain ini justru mampu bangkit dan menunjukkan jati diri yang sebenarnya pada musim ini. Siapa sajakah pemain-pemain yang dimaksud? Temukan dalam rangkuman berikut ini.

Real Madrid CF v UD Almeria - La Liga...MADRID, SPAIN - APRIL 12:  Gareth Bale of Real Madrid in actions during the La Liga match between Real Madrid and UD Almeria at Estadio Santiago Bernabeu on April 12, 2014 in Madrid, Spain.  (Photo by Helios de la Rubia/Real Madrid via Getty Images)

1. Gareth Bale ( Real Madrid )

Karir Gareth Bale di Real Madrid tidaklah bagus di musim lalu. Pemain asal negara Wales itu seakan menjadi musuh publik Santiago Bernabeu mengingat selalu menjadi bahan cemoohan di setiap penampilannya. Bale dicap terlalu egois dan kerap tampil di bawah standar. Apalagi Bale sebelumnya ditransfer dari Tottenham dengan nilai yang sangat luar biasa, tetapi tidak dapat menunjukkan kualitasnya sebagai pemain mahal. Musim pun berlalu begitu pula dengan peruntungan Bale. Winger berusia 26 tahun itu kini merupakan mesin pencetak gol di Real Madrid pada musim ini. Bale sudah mengemas 13 gol dan 11 assist dari 17 pertandingan di semua ajang kompetisi. Tampaknya Bale sudah berhasil membungkam para pencemoohnya.

maria 2. Angel Di Maria ( Paris Saint Germain )

Manchester United berhasil memecahkan rekor transfer termahal di Inggris ketika mendatangkan Angel di Maria dari Real Madrid. Sempat tampil cemerlang di awal kedatangannya, tetapi lambat laun Di Maria tidak bisa memberikan kontribusi maksimal kepada Setan Merah. Setelah hanya berhasil mencetak 4 gol bersama Manchester United, akhirnya Di Maria dijual ke Paris Saint Germain pada musim panas. Tetapi alhasil ia akhirnya kembali sukses dan menemukan kembali bentuk permainan terbaiknya di PSG. Pemain asal Argentina itu sudah mengemas 12 gol dan 13 assist dari 27 pertandingan di semua ajang kompetisi.

chica 3. Javier Hernandes ( Leverkusen )

Pemain asal Meksiko ini tidak pernah masuk dalam rencana Louis Van Gaal. Musim lalu Hernandez pindah ke klub Real Madrid dengan status pinjaman dan hanya menjadi penghangat di dalam bangku cadangan. Setelah kembali ke Manchester United, pemain Meksiko ini justru kembali dijual ke Bayer Leverkusen. Tak mau menyia-nyiakan kesempatan tersebut, Hernandez langsung menunjukkan kualitas terbaiknya dan membuat Van Gaal menyesali keputusan telah melepasnya. Bomber berusia 27 tahun itu merupakan salah satu pemain yang subur di Eropa dengan mencetak 21 gol dari 24 pertandingan di semua ajang kompetisi.

Mkhitaryan 4. Henrikh Mkhitaryan ( Borrusia Dortmund )
Henrikh Mkhitaryan dibeli oleh Borussia Dortmund pada musim panas 2013. Pemain asal Armenia dibeli dari Shakhtar Donetsk sebagai pengganti Mario Gotze, namun kenyataannya ia malah gagal bersinar di musim pertamanya. Menjelang musim 2014/15, Tim pun kembali berharap Mkhitaryan akan mulai berkembang lagi, akan tetapi gelandang berusia 27 gagal total di musim terakhir saat Jurgen Klopp masih melatih untuk Dortmund. Kini Mkhitaryan mampu mengeluarkan permainan terbaiknya setelah mendapatkan arahan dari pelatih baru Thomas Tuchel yang menggantikan posisi Jurgen Klopp. Sang pelatih menggeser posisi Mkhitaryan ke sayap kanan dan terbukti ia dapat sukses. Ia sudah berhasil mengemas 16 gol dan 20 assist dari 30 pertandingan di semua ajang kompetisi.
 
LONDON, ENGLAND - AUGUST 02:  Joel Campbell of Arsenal celebrates scoring during the Emirates Cup match between Arsenal and Benfica at the Emirates Stadium on August 2, 2014 in London, England.  (Photo by Michael Regan/Getty Images)
5. Joel Campbell ( Arsenal )
 
Joel Campbell datang ke Arsenal pada tahun 2011 tapi tak langsung mendapat kesempatan untuk bermain dalam squad utama. Akhirnya pemain asal Costa Rika itu mengalami nasib dengan dipinjamkan ke klub lain. Setelah ia menjalani masa peminjaman yang mengecewakan saat bermain di Villarreal, Campbell akhirnya kembali ke Arsenal di musim ini. Adanya cidera yang membekap sejumlah pemain inti Arsenal ternyata membawa berkah bagi Campbell. Pemain berusia 23 tahun itu tak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan sang pelatih Arsene Wenger dan berhasil tampil dengan cemerlang. Perlahan namun pasti Wenger mulai mempercayai Campbell untuk tampil dalam squad utamanya.