Kartu Merah Costa Hiddink Sulit Komentari

Kartu Merah Costa Hiddink Sulit Komentari

Indobd.com – Manajer Chelsea, Guus Hiddink, enggan membahas kartu merah dan insiden gigitan Diego Costa saat timnya kalah 0-2 dari Everton pada perempat final Piala FA, Sabtu (12/3/2016).

Pada laga di Stadion Goodison Park itu, Chelsea dikalahkan mantan pemainnya. Romelu Lukaku memborong gol kemenangan The Toffees pada laga tersebut.Kekalahan Chelsea kian tercoreng lantaran kartu merah Costa. Kesal seusai dilanggar, Costa menanduk Gareth Barry dan mencoba menggigitnya. Kartu kuning kedua pun dilayangkan wasit dan Costa diusir. Inilah kartu merah pertama striker Spanyol berdarah Brasil itu sejak 2010. “Saya belum melihat rekaman kejadiannya, dan baru bisa memberi tanggapan setelahnya. Sulit untuk berkomentar sekarang. Saya ingin memberi pertimbangan saya soal ini, tapi belum bisa,” kata Hiddink kepada BBC.

Meski demikian, Hiddink mengatakan, dalam pertandingan tersebut Costa menerima banyak provokasi dari tim lawan. “Pertandingan tadi berlangsung keras, dan pemain Everton terlalu menekan Costa. Wasit tidak harus melindungi pemain tertentu, tapi harus tahu menyikapi pemain yang memprovokasi lawan,” kata Hiddink. Ketika ditanya perlu tidaknya Costa menjalani terapi mengendalikan amarah (anger management), Hiddink pun belum bisa memberi jawaban pasti.

“Dulu ada film soal itu. Saya sudah menontonnya, mungkin saya harus menonton ulang bersama Costa,” kata Hiddink setengah bergurau. Sama dengan Hiddink, pelatih Everton, Roberto Martinez mengaku belum melihat video tayangan ulang insiden gigitan Costa ke leher Barry. “Saya melihat Costa mendekatkan kepalanya ke arah Barry, dan saya tidak melihat apa yang terjadi selanjutnya. Saya hanya tahu, wasit memberi kartu kuning kedua untuk Costa,” kata Martinez.

Martinez pun merasa insiden tersebut bukan hal yang aneh. “Pertandingan tadi sangat emosional, dan semua pemain pasti ingin membantu timnya menang. Diego Costa punya semangat juang itu,” kata Martinez. Ia pun memuji kinerja wasit Michael Oliver yang memimpin laga. “Michael Oliver menyikapi tensi tinggi pertandingan dengan sangat baik. Kartu merah untuk Costa layak, begitu juga untuk Gareth Barry,” ucap manajer asal Spanyol ini.

“Dia tidak pernah membiarkan kejadian seperti itu memengaruhi pertandingan. Saya rasa baik Costa dan Barry pun tidak akan mempermasalahkan kejadian tadi,” tutur Martinez. Hanya dalam kurun tiga hari Chelsea terdepak dari dua kompetisi dan dipastikan menyudahi musim tanpa gelar. Guus Hiddink mempermasalahkan jadwal tanding dan kebutuhan tayangan televisi atas hasil tersebut.

Dua gol Romelu Lukaku menyudahi kiprah Chelsea di Piala FA musim ini. Melawat ke Everton di babak perempatfinal, The Blues tunduk dengan skor 0-2. Kekalahan ini terjadi hanya dua hari setelah Chelsea tersingkir di ajang lainnya. Di Stamford Bridge pada tengah pekan lalu, ‘Si Biru’ kalah 1-2 dari Paris Saint Germain di ajang Liga Champions. Anak didik Guus Hiddink kalah agregat 2-4.

Kartu Merah Costa Hiddink Sulit Komentari

“Anda tidak bisa meremehkan bermain di Liga Champions dan dua hari kemudian harus menjalani pertandingan yang seru di sini. Itu bukan sebuah protes, tapi mereka (Everton) punya waktu sepekan untuk menyiapkan diri, yang merupakan sebuah keuntungan di 15 menit terakhir pertandingan. Satu hari tambahan istirahat dari FA untuk kami sudah akan cukup,” cetus Hiddink. “(Siaran) televisi sangat menuntut, kadang itu bertentangan dengan kondisi kesehatan pemain. Itu sedikit kritik dari tim saya dan bukan semata karena kami kalah,” lanjut Hiddink di situs resmi Chelsea.

Kondisi fisik menjadi pembeda yang signifikan dalam pertandingan itu. Everton dan Chelsea relatif berimbang di kedua babak, sampai akhirnya Lukaku melakukan aksi individu untuk mencetak gol pertama di menit 78 dan dilanjutkan gol kedua empat menit berselang. “Saat Anda mendapat kekalahan meski setelah mengendalikan permainan dengan baik sampai menit 70, maka itu adalah sebuah kekecewaan dan Anda ikut membuat orang lain kecewa.”

“Para pemain suka dengan kemenangan dan mereka terbiasa menang. Kondisinya sudah sulit untuk kami mencoba meraih tiket Liga Champions dan menjaga dua peluang menjadi juara di Premier League dan Piala FA. Semuanya sudah hilang sekarang. Sayang sekali.” sesalnya.