Mourinho Ungkap 3 Faktor Penyebab Kekalahan MU

mourinho-ungkap-3-faktor-penyebab-kekalahan-mu

Manajer Manchester United, Jose Mourinho, menilai jika salah satu faktor penyebab kekalahan 1-3 dari Watford pada laga kompetisi Liga Premier Inggris 2016-2017, di nilai karena kesalahan wasit dalam mengambil keputusan.

MU terpaksa harus mengalami kekalahan ketiga mereka dalam sepekan terakhir. Bertandang ke Stadion Vicarage Road, gawang Manchester United sudah kebobolan pada menit ke-34 melalui aksi Etienne Capoue. Kemudian kubu Setan Merah sempat membuka asa ketika menyamakan kedudukan melalui Marcus Rashford pada menit ke-62.

Namun, kekalahan MU tidak terhindari usai Watford kembali mencetak dua gol tambahan lewat Juan Camilo Zuriga pada menit ke 84 dan ditambah lagi oleh Tron Deneey pada menit ke 90 lewat eksekusi  penalti.

Menurut Jose Mourinho, wasit Michael Olivier tidak meniup peluit ketika Anthony Martial disanksi sebelum akhirnya Dary Janmaat berhasil mencuri bola kemudian memberikan umpan silang pada Capoue.

‘‘ Saya bisa membagi kekalahan kami karena tiga faktor. Pertama, wasit melakukan kesalahan krusial dan itu di luar kendali saya,’’ Ungkap Jose Mourinho.

Selain itu, Mourinho juga berpendapat ada dua faktor lainnya yang membuat MU mengalami kekalahan dalam laga tersebut. The Spesial One menilai timnya sedang tidak beruntung. Faktor ketiga yang dikeluhkan Jose Mourinho adalah buruknya kualitas lini pertahanan mereka menjadi alasan terbesar pada kekalahan tersebut.

‘‘ Kedua, ada sisi keberuntungan dan tidak beruntung yang menjadi bagian dalam pertandingan. Ketiga, dan yang menjadi tanggung  jawab saya adalah peningkatan tim dan kualitas individu pemain ,’’ ujar Jose Mourinho.

‘‘ Saya telah mencoba untuk menghentikan kesalahan dari lini pertahanan dan saya sadar, saya masih memiliki tugas besar untuk itu,’’ lanjut Mourinho.

Kekalahan tersebut sekaligus membuat Manchester United turun ke posisi tujuh klasemen sementara dengan perolehan milai sembilan poin. Pada laga selanjutnya, Wayne Rooney dan kawan-kawan akan menjalani, Northampton, pada laga putaran ketiga Piala Liga Inggris, pada hari Rabu 21 September 2016.

PR Mourinho setelah MU Menelan Tiga Kekalahan Beruntun

Manchester United menelan kekalahan ketiga secara beruntunnya setelah ditekuk Watford pekan kelima Liga Inggris 2016-2017. Manajer Jose Mourinho menuding jika para pemainya tidak belajar dari kekalahan di Derby Manchester beberapa waktu lalu.

Manchester United kalah dengan score 1-3 dari Watford saat bertandang ke Vicarage Road Stadium, Manchester United sempat mengimbangi tuan rumah 1-1 pada babak pertama setelah tertinggal lebih dulu lewat gol Etienne Capoue. Namun tujuh menit jelang waktu normal berakhir, Camilo Zuniga membawa Watford memimpin, yang akhirnya dilanjutkan dengan goal Troy Deeney lewat titik putih di menit 90. Skor akhir 1-3 membuat Jose Mourinho harus menelan tiga kekalahan secara beruntun sejak 2006 lalu atau ketika masih menukangi Chelsea pada periode pertamanya.

Hasil minor tersebut juga menjadi yang ketiga dialami The Red Devils dalam sepekan terakhir. Sebelumnya, Paul Pogba cs menyerah dari rival sekota Manchester City 1-2 di pekan sebelumnya, dan terpaksa kalah atas Feyenoord 0-1 pada kompetisi  Liga Europa, Jumat 16 September 2016 kemarin.

Hasil minor itu pula menjadi yg ke3 dialami The Red Devils dalam sepekan terakhir. Pada Awal Mulanya, Paul Pogba cs menyerah dari rival sekota Manchester City 1-2 di minggu pada awal mulanya 10 september 2016 dulu, dipaksa menyerah Feyenoord 0-1 di arena Liga Europa, Jumat 6 september 2016 tempo hari.

Kekalahan ini juga menciptakan posisi United di klassement melorot ke peringkat enam bersama torehan sembilan poin, tersalip Liverpool yg diawal mulanya berhasil mengalahkan Chelsea. Peringkat mereka mampu turun lagi andai Tottenham yg sekarang berada di posisi tujuh, mampu menang atas Sunderland.

Sesudah kontes melawan Watford, Mourinho menyayangkan permainan anak asuhnya. Manajer yg telah memecahkan rekor transfer buat mendatangkan Pogba, mencibir pertahanan kropos anak asuhnya bersama menyatakan Luke Shaw tak mencari ilmu dari kesalahan Henrikh Mkhitaryan di kompetisi derby Manchester.

“Apa yg aku butuh melakukan ialah perbaikan dari kinerja tim & mutu individu pemain. Factor itu utk cobalah menghentikan kesalahan pertahanan, & aku tahu aku harus melakukannya. Aku tahu itu lantaran antara gol mula-mula Manchester City & gol ke-2 hri ini ada kesamaan yg amat sangat serupa,” ucap Mourinho seperti dilansir Independent.

“(Dalam kontes melawan City -red) Kolarov menguasai bola dalam situasi yg susah di segi arena lapang & pemain aku, bukannya naik buat menekan, malah memberikan lokasi,”

“Gol ke-2 hri ini, Amrabat menerima bola & bek kiri kami (Luke Shaw) berada 25 meter darinya, bukannya lebih dekat. Tapi kepada 25 meter, kamu mesti menguber & menekannya, tetapi ini tak ada, kami malah menunggu. Ini memang lah strategi, namun pula mental main-main,”

“Ini yaitu sesuatu yg tak sempurna dalam sekian banyak pekan terakhir. Menjadi kami mesti memperbaikinya, tak diragukan lagi, dengan cara individual & kolektif. Itu tugas aku kala ini,” tandasnya.

MU Kalah Lagi, Tottenham Naik ke Tiga Besar

mu-kalah-lagi-tottenham-naik-ke-tiga-besar

Manchester United belum lepas dari nasib buruk saat berlaga di pekan kelima Liga Inggris 2016-2017. Armada Jose Mourinho harus menelan kekalahan keduanya pada kompetisi kali ini, atau yang ketiga secara beruntun dalam sepekan terakhir.

Bertandang ke Vicarage Road Stadium, kandang Watford, Minggu 18 September 2016 MU terpaksa harus mengalami dengan score 1-3. Kekalahan itu membuat The Red Devils meneruskan tren negatifnya setelah dibungkam Manchester City 1-2 di pekan sebelumnya, 10 September 2016 lalu, serta takluk 0-1 atas Feyenoord di Liga Europa 16 kemarin.

Gagal mendulang poin membuat MU harus turun  ke peringkat tujuh dengan perolehan sembilan poin dari lima laga. Tempat mereka harus tergusur oleh Tottenham Hotspur yang sukses naik ke peringkat tiga dengan poin 11 setelah mengalahkan Sunderland 1-0.

Manchester United juga harus tertinggal enam poin dari rival sekota Manchester City yang saat ini berada dipuncak klasemen berkat kemenangan besar atas Bournemouth sehari sebelumnya. Everton menempel di posisi dua dengan poin 13. Setelah Tottenham berada di posisi tiga, Arsenal, Chelsea, dan Liverpool berturut-turut berada di peringkat empat hingga enam dengan torehan poin sama yakni 10.